materiNya…

Mei 11, 2009 pukul 10:55 am | Ditulis dalam KELAS 1 SEMESTER 1 | Tinggalkan komentar

Logo Kimia

PENDAHULUAN

Kegiatan Belajar 1

KARAKTERISTIK ILMU KIMIA SEBAGAI CABANG ILMU PENGETAHUAN ALAM

A. KAJIAN ILMU KIMIA

Ilmu kimia: mempelajari struktur, komponen, sifat dan perubahan materi, serta energi yang menyertai perubahan materi.

Sifat dan perubahan materi dalam Ilmu Kimia mencakup sifat-sifat fisis serta sifat kimia dari materi.

Sifat fisis : mencakup wujud dan tampilan materi.

Sifat kimia : mencakup kecenderungan materi utnuk berubah, dan menghasilkan materi baru.

Pengertian Materi


Materi dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang mempunyai massa, dan menempati ruang. Makhluk hidup dan yang tidak hidup terdiri atas materi: manusia, tumbuh tumbuhan, hewan, air, batu, kayu, garam dan benda benda apa saja di sekitar kita termasuk materi.

TUGAS

1. Coba berikan contoh lain dari materi kelompok makhluk hidup dan makhluk tidak hidup.

2. Apakah udara di sekeliling kita termasuk materi juga? Jelaskan pendapatmu.

3. Gas yang dihasilkan pada saat kita bernafas apakah termasuk materi? Mengapa?

Wujud Materi

Materi terdiri dari 3 macam wujud yaitu: padat, cair dan gas.

Adapun ciri-cirinya :

– Padat

– Cair

– Gas :

:

: Bentuk dan volumenya tetap, selama tidak ada pengaruh dari luar

Bentuknya selalu berubah, sesuai dengan tempatnya volume zat cair adalah tetap

Baik bentuk dan volumenya tidak tetap dan akan mengisi seluruh ruang yang ditempatinya.

Massa dan Berat Materi

Materi mempunyai massa dan berat.

Pengertian massa berbeda dengan pengertian berat. Massa suatu benda, di semua tempat selalu tetap, sedangkan beratnya tergantung pada gaya gravitasi bumi setempat.

Sifat dan perubahan materi

Dalam kehidupan kita, kita sering melihat perubahan materi seperti:

Air

Pada suhu kamar berwujud cair (suhu ±25 °C ) tetapi jika dipanaskan akan berubah menjadi uap air. Di puncak (di udara yang dingin ) uap air, dapat mengembun, dan jika didinginkan hingga 0 ºC (dalam kulkas), dapat berubah menjadi es (disebut peristiwa membeku)

– Kayu dan kertas

Jika kayu/kertas dibakar akan berubah menjadi abu.

– Besi

Jika didiamkan di udara terbuka lama lama kelamaan akan berkarat.

– Kawat

Kawat pijar dalam bola lampu, jika dialiri listrik akan menyala.

– Nasi dan susu

Nasi maupun susu, jika dibiarkan di udara terbuka akan menjadi basi dan masih banyak peristiwa perubahan materi yang lain.

Perubahan materi dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu :

a.

Perubahan Fisika, yaitu perubahan yang tidak menghasilkan materi baru, yang berubah hanya bentuk dan wujud materi.

Contoh :

1. Es menjadi air, dan dapat kembali menjadi es.

2. Pelarutan garam, dan jika diuapkan, akan kembali menjadi garam semula.

b. Perubahan Kimia atau reaksi kimia yaitu perubahan yang menghasilkan materi baru. Suatu perubahan kimia, sulit dikembalikan ke keadaan semula

Contoh :

1. Nasi menjadi basi

2 Kayu terbakar menjadi abu.

Untuk mengetahui, apakah telah terjadi perubahan kimia pada materi, ada tolok ukur yang dapat diamati seperti perubahan suhu, pembentukan gas atau pembentukan endapan.

Energi yang menyertai materi

Setiap materi memiliki energi.

Energi yang dimiliki materi terbagi atas energi kinetik dan energi potensial. Perubahan kimia juga disertai perubahan energi.

Contoh :

Pada proses assimilasi pada tumbuhan terjadi pada siang hari dengan bantuan sinar matahari. Jadi energi matahari diubah menjadi energi kimia yang disimpan dalam karbohidrat hasil reaksi itu jadi tiap perubahan zat selalu disertai perubahan energi, tetapi tidak semua energi yang menyertai perubahan zat dapat diamati oleh indera kita.

B. MANFAAT ILMU KIMIA BAGI KEHIDUPAN MANUSIA

Apa manfaatnya mempelajari kimia?

Manfaatnya adalah pemahaman yang lebih baik terhadap alam sekitar dan berbagai proses yang berlangsung di dalamnya.

Dengan belajar ilmu kimia, kita dapat mengubah bahan alam menjadi produk yang lebih berguna untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, dan kita dapat mengerti kebutuhan hidup manusia, dan kita dapat mengerti barbagai gejala alam yang kita jumpai dalam kehidupan kita setiap hari, misalnya:

a. Pencernaan dan pembakaran zat zat makanan dalam tubuh.

Makanan berasal dari tumbuh tumbuhan. Tumbuh tumbuhan berassimilasi dengan proses kimia.

Tubuh kita membutuhkan karbohidart, protein, lemak, vitamin, yang keseluruhannya merupakan proses kimia sehingga dapat menghasilkan gas karbondioksida, air dan energi.

b. Dalam kehidupan ini, kita membutuhkan sabun, pasta gigi, tekstil, kosmetik, plastik, obat-obatan, pupuk, pestisida, bahan bakar, cat, bumbu masak, alat-alat rumah tangga, bahkan berbagai jenis makanan olahan, yang semuanya merupakan hasil dari penerapan ilmu kimia.

Hampir semua bahan keperluan kita, sedikit banyak, baik langsung atau tidak langsung mengalami sentuhan kimia.

C. KAITAN ILMU KIMIA DENGAN ILMU ILMU LAIN

Ilmu Kimia disebut juga ‘Central Science’ karena peranannya yang sangat penting diantara ilmu pengetahuan lainnya. Tidak ada ilmu pengetahuan alam yang tidak bergantung pada ilmu kimia. Pengembangan dalam bidang kedokteran, farmasi, geologi, pertanian dapat berjalan seiring dengan kemajuan yang dicapai dalam ilmu kimia, misalnya dalam :

Ø Bidang Kedokteran dan Farmasi

Ilmu kimia diperlukan untuk mengatasi berbagai kasus, seperti uji kesehatan laboratorium, pembuatan alat cuci darah, pembuatan materi sintetis pengganti tulang, gigi dan pembuatan obat-obatan.

Ø Bidang Geologi

Ilmu kimia diperlukan utnuk penelitian jenis dan komposisi materi dalam batuan dan mineral.

Ø Bidang Pertanian

Ilmu kimia digunakan untuk pembuatan berbagai macam pupuk dan pestisida agar produksi pangan meningkat.

Ø Bidang Industri

Ilmu kimia berperan seperti dalam pembuatan serat sintetis, rayon dan nylon, untuk menggantikan kapas, wool dan sutera alam yang produkasinya semakin tidak mencukupi.

Dengan pengetahuan dasar kimia yang kita miliki, kita mengerti berbagai gejala alam yang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari dan dapat menyelesaikan permasalahan yang kita hadapi.Contoh :

Mengupayakan bahan bakar dan energi alternatif, mengatasi pencemaran lingkungan disekitar kita, pengadaan air bersih, pengolahan limbah, memanfaatkan bahan bakar yang ramah lingkungan dan lain lain.

Kegiatan Belajar 2

PERAN KIMIA DALAM PERKEMBANGAN IPTEK

A. PERANAN KIMIA DALAM PERKEMBANGAN IPTEK

Ilmu kimia berperan penting dalam perkembangan IPTEK sebaliknya IPTEK juga berperan dalam kemajuan ilmu kimia. Misalnya alat utnuk mendeteksi tingkat pencemaran udara, pembuatan komponen microchip dari logam silikon.

B. PERANAN ILMU KIMIA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GLOBAL

Ilmu kimia juga berperan dalam menyelesaikan masalah global yaitu masalah yang dihadapi oleh seluruh dunia, seperti yang menyangkut masalah dalam bidang lingkungan hidup, kedokteran, geologi. Biologi dan lain-lain, ataupun untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Sebagai contoh, masalah global dalam hal lingkungan hidup dan krisis energi.

1.

2. Bahan Bakar

Saat ini bahan bakar dunia, berupa minyak bumi, batu bara, gas alam yang berasal dari fosil.

Fosil merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, karena fosil terbentuk dari organisme yang terkubur beberapa jutaan tahun lalu. Bahan bakar tersebut akan habis dan manusia harus dapat mencari sumber energi alternatif, untuk mengatasi krisis enegri tersebut. Dalam hal ini ilmu kimia sangat berperan. Contoh sumber energi alternatif misalnya alkohol, energi nuklir, geoternal (panas bumi) atau energi matahari yang terbatas.

Teknologi Biogas

Ternak-ternak dipedesaan dapat menimbulkan masalah lingkungan, karena kotorannya yang berserakan dapat menimbulkan bau yang tidak enak, kotoran ternak juga merusak pemandangan di desa, bahkan dapat menjadi sumber penularan penyakit.

Dengan teknologi biogas, permasalahan tersebut, dapat diatasi, dimana kotoran hewan tersebut diolah hingga bermanfaat bagi manusia. Pembuatan biogas menggunakan bahan baku kotoran hewan/ternak yang dibubur halus menjadi butiran kecil dan dicampur air.

Hasil teknologi biogas tersebut dapat digunakan sebagai sumber energi, misalnya untuk lampu penerangan maupun untuk memasak.

3. Program Langit Biru

Program Langit Biru artinya program yang bertujuan untuk meminimalisasikan polusi udara akibat dari pemanfaatan energi. Polusi udara tersebut diakibatkan dari emisi gas buang yang ditimbulkan dari pemanfaatan energi. Transportasi merupakan salah satu penyebab polusi udara. Emisi gas buang tersebut misalnya Karbon Monoksida (CO), Hidrokarbon, Nitrogen Oksida, Sulfur dioksida, Timah hitam (Pb) dan debu.

Jenis dan jumlah pencemaran ini dipengaruhi oleh beberapa faktor jenis energi, jenis kendaraan, umur kendaraan, ukuran mesin dan perawatan kendaraan tersebut.

LATIHAN 1. 2. a

1.

2. Coba sebutkan bahan-bahan yang berbahaya bagi

a. lingkungan

b. tubuh manusia

Mengapa kita harus mencari sumber energi alternatif sebagai pengganti minyak bumi, jelaskan !

C. PRINSIP PRINSIP METODE ILMIAH

Pendekatan umum yang biasanya digunakan untuk mempelajari dan mengembangkan ilmu kimia adalah “Metode Ilmiah”. Metode ilmiah merupakan langkah-langkah pekerjaan seorang ilmuwan dalam melakukan penelitian. Pemahaman metode ilmiah membuat kita dapat bersikap ilmiah di dalam melakukan/menyikapi sesuatu.

Pembahasan metode ilmiah mencakup :

1. Penemuan masalah

2. Perumusan masalah

3. Pengamatan

4. Perumusan hipotesis

5. Eksperimen, dan

6. Membuat laporan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: