sekiLas…iNf0…….

Mei 14, 2009 pukul 11:31 am | Ditulis dalam Info ++ | Tinggalkan komentar

JUDUL ROKOK
Mayoritas perokok diseluruh dunia ini, 47% adalah pria sedangkan 12% adalah wanita dengan berbagai kategori umur. Latar belakang merokok beraneka ragam, di kalangan remaja dan pria dewasa adalah faktor gengsi dan agar disebut jagoan, malahan ada salah satu pepatah menarik yang digunakan sebagai pembenar atas kebiasaan merokok yaitu `ada ayam jago diatas genteng, ngga merokok ngga ganteng`. Sedangkan kalangan orang tua, stres dan karena ketagihan adalah faktor penyebab keinginan untuk merokok.
Berbagai alasan dan faktor penyebab untuk merokok diatas biasanya kalah seandainya beradu argumen dengan pakar yang ahli tentang potensi berbahaya atas apa ditimbulkan dari kebiasaan merokok baik bagi dirinya sendiri, orang lain dan lingkungan. Harus diakui banyak perokok yang mengatakan bahwa merokok itu tidak enak tetapi dari sekian banyak pamflet, selebaran, kampanye anti rokok, sampai ke bungkus rokoknya diberi peringatan akan bahaya kesehatan dari rokok, tetapi tetap tak dapat menggubris secara massal berkurangnya kebiasaan merokok dan jumlah perokok.
Tulisan ini mungkin sama nasibnya dengan kumpulan aksi anti rokok yang didengungkan seperti diatas tetapi saya mencoba membahasnya dari sudut kimia sesuai dengan literatur yang dipunyai, dengan harapan pembaca yang mayoritas dari jurusan kimia akan lebih mudah memahami ketimbang saya membahas dari sudut kesehatan, lingkungan atau industri. Sehingga mudah-mudahan setelah membaca artikel ini setidaknya ada beberapa orang dapat berhenti merokok.

Rokok dan Reaksi Kimia (Pembakaran)
Proses pembakaran rokok tidaklah berbeda dengan proses pembakaran bahan-bahan padat lainnya. Rokok yang terbuat dari daun tembakau kering, kertas dan zat perasa, dapat dibentuk dari unsur Carbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N) dan Sulfur (S) serta unsur-unsur lain yang berjumlah kecil. Rokok secara keseluruhan dapat diformulasikan secara kimia yaitu sebagai (CvHwOtNySzSi).
Dua reaksi yang mungkin terjadi dalam proses merokok:
Pertama adalah reaksi rokok dengan oksigen membentuk senyawa-senyawa seperti CO2, H2O, NOx, SOx, dan CO. Reaksi ini disebut reaksi pembakaran yang terjadi pada temperatur tinggi yaitu diatas 8000C. Reaksi ini terjadi pada bagian ujung atau permukaan rokok yang kontak dengan udara.
CvHwOtNySzSi + O2 -> CO2+ NOx+ H2O + SOx + SiO2 (abu) ((pada suhu 8000C))
Reaksi pembakaran rokok
Kedua adalah reaksi pemecahan struktur kimia rokok menjadi senyawa kimia lainnya. Reaksi ini terjadi akibat pemanasan dan ketiadaan oksigen. Reaksi ini lebih dikenal dengan pirolisa. Pirolisa berlangsung pada temperatur yang lebih rendah dari 800oC. Sehingga rentang terjadinya pirolisa pada bagian dalam rokok berada pada area temperatur 400-800oC. Ciri khas reaksi ini adalah menghasilkan ribuan senyawa kimia yang strukturnya komplek.
CvHwOtNySzSi → 3000-an senyawa kimia lainnya + panas produk (pada suhu 400-8000C)
Reaksi pirolisa

Walaupun reaksi pirolisa tidak dominan dalam proses merokok tetapi banyak senyawa yang dihasilkan tergolong pada senyawa kimia yang beracun yang mempunyai kemampuan berdifusi dalam darah. Proses difusi akan berlangsung terus selagi terdapat perbedaan konsentrasi. Tidak perlu disangkal lagi bahwa titik bahaya merokok ada pada pirolisa rokok. Sebenarnya produk pirolisa ini bisa terbakar bila produk melewati temperatur yang tinggi dan cukup akan Oksigen. Hal ini tidak terjadi dalam proses merokok karena proses hirup dan gas produk pada area temperatur 400-8000C langsung mengalir kearah mulut yang bertemperatur sekitar 370C.

Rokok dan proses penguapan uap air dan nikotin
Selain reaksi kimia, juga terjadi proses penguapan uap air dan nikotin yang berlangsung pada temperatur antara 100-4000C. Nikotin yang menguap pada daerah temperatur di atas tidak dapat kesempatan untuk melalui temperatur tinggi dan tidak melalui proses pembakaran. Terkondensasinya uap nikotin dalam gas tergantung pada temperatur, konsentrasi uap nikotin dalam gas dan geometri saluran yang dilewati gas.
Pada temperatur dibawah 1000C nikotin sudah mengkondensasi, jadi sebenarnya sebelum gas memasuki mulut, kondensasi nikotin telah terjadi. Berdasarkan keseimbangan, tidak semua nikotin dalam gas terkondensasi sebelum memasuki mulut sehingga nantinya gas yang masuk dalam paru-paru masih mengandung nikotin. Sesampai di paru-paru, nikotin akan mengalami keseimbangan baru, dan akan terjadi kondensasi lagi.
Jadi, ditinjau secara proses pembakaran, proses merokok tidak ada bedanya dengan proses pembakaran kayu di dapur, proses pembakaran minyak tanah di kompor, proses pembakakaran batubara di industri semen, proses pembakaran gas alam di industri pemanas baja dan segala proses pembakaran yang melibatkan bahan bakar dan oksigen. Sangat ironis memang bahwa manusia sangat memperhatikan keseimbangan alam akibat proses pembakaran bahan bakar oleh industri yang mengeluarkan polusi, tetapi dilain pihak orang-orang dengan sengaja mengalirkan gas produksi pembakaran rokok ke paru- paru mereka.
Jumlah kematian dan klaim perokok Menurut penelitian Organisasi Kesehatan dunia (WHO), setiap satu jam, tembakau rokok membunuh 560 orang diseluruh dunia. Kalau dihitung satu tahun terdapat 4,9 juta kematian didunia yang disebabkan oleh tembakau rokok. Kematian tersebut tidak terlepas dari 3800 zat kimia, yang sebagian besar merupakan racun dan karsinogen (zat pemicu kanker), selain itu juga asap dari rokok memiliki benzopyrene yaitu partikel-partikel karbon yang halus yang dihasilkan akibat pembakaran tidak sempurna arang, minyak, kayu atau bahan bakar lainnya yang merupakan penyebab langsung mutasi gen. Hal ini berbanding terbalik dengan sifat output rokok sendiri terhadap manusia yang bersifat abstrak serta berbeda dengan makanan dan minuman yang bersifat nyata dalam tubuh dan dapat diukur secara kuantitatif.
Selain mengklaim mendapatkan kenikmatan dari output rokok, perokok juga mengklaim bahwa rokok dapat meningkatan ketekunan bekerja, meningkatkan produktivitas dan lain-lain. Tetapi klaim ini sulit untuk dibuktikan karena adanya nilai abstrak yang terlibat dalam output merokok. Para ahli malah memperkirakan bahwa rokok tidak ada hubunganya dengan klaim-klaim di atas. Malah terjadi sebaliknya, menurunnya produktivitas seseorang karena merokok akibat terbaginya waktu bekerja dan merokok.
Selain itu berdasarkan penelitian terbaru menyatakan bahwa
_MEROKOK DAPAT MENURUNKAN IQ._

Suatu saat nanti, anda mungkin akan melihat banyak anjing laut yang mengelilingi stasiun pengisian bahan bakar. Itu karena bukan aroma bensin, melainkan justru aroma pantai yang lebih terasa di SPBU.
John Kanzius, 63 tahun, telah berhasil menciptakan alternatif bahan bakar dari air laut. Secara kebetulan, teknisi broadcast ini menemukan sesuatu yang menakjubkan.

Pada kondisi yang tepat, air laut dapat menyala dengan temperatur yang luar biasa. Dengan sedikit modifikasi, tidak menutup kemungkinan di masa depan, hal ini dapat di jadikan sebagai alternatif bahan bakar untuk kendaraan bermotor.

Perjalanan Kanzius menjadi inspirasi yang mengejutkan bermula ketika dia di diagnosis menderita leukimia pada tahun 2003. Dihadapkan dengan treatment kemoterapi yang melelahkan, dia memilih mencoba untuk menemukan alternatif yang lebih baik dalam menghancurkan sel-sel kanker. Kemudian dia muncul dengan alat Radio Frequency Generator (RFG), sebuah mesin yang menghasilkan gelombang radio dan memancarkannya ke suatu area tertentu. Kanzius menggunakan RFG untuk memanaskan pertikel metal kecil yang dimasukkan ke dalam tumor,
yang menghancurkan sel tumor tanpa merusak sel yang normal.

Tetapi, apa hubungannya antara kanker dengan bahan bakar air laut???
Selama percobaannya dengan RFG, dia menemukan bahwa RFG dapat menyebabkan air yang berada di sekitar test tube mengembun. Jika RFG dapat menyebabkan air mengembun, seharusnya ini dapat juga untuk memisahkan garam dari air laut.
Mungkin, ini dapat digunakan untuk mendesalinitasi air laut. Sebuah peribahasa tua tentang laut, “air, air dimana-mana, dan tidak satu tetespun dapat diminum”.
Beberapa negara mengalami kekeringan dan sebagian besar rakyatnya menderita kehausan, padahal 70% bumi adalah samudera yang notabene adalah air.
Suatu metode yang efektif untuk menghilangkan garam dari air laut dapat menyelamatkan tak terhitung nyawa.
Maka tidaklah heran jika Kanzius mencoba alat RFG-nya untuk tujuan desalinitasi air laut.

Pada test pertamanya, dia melihat efek samping yang mengejutkan. Ketika dia arahkan RFG-nya pada tabung yang berisi air laut, air itupun seperti mendidih. Kanzius lalu melakukan test kembali. Saat ini dengan kertas tisue yang terbakar dan menyentuhkannya ke dalam air laut yang sedang di tembak oleh RFG. Dia sangat terkejut, air laut dalam tabung terbakar dan tetap menyala sementara RFG dinyalakan.
Awalnya berita tentang eksperiment ini dianggap suatu kebohongan,
tapi setelah para ahli kimia dari Penn State University melakukan percobaan ini, ternyata hal ini memang benar. RFG dapat membakar air laut. Nyala api dapat mencapai 30000F dan terbakar selama RFG dinyalakan.

Lalu bagaimanakah air laut dapat terbakar?
Dan kenapa jika puntung rokok di lemparkan ke dalam laut tidak menyebabkan bumi meledak?
Ini semua berhubungan dengan hidrogen. Dalam keadaan normal, air laut mempunyai komposisi Natrium Klorida (garam) dan Hidrogen, oksigen (air) yang stabil. Gelombang radio dari RFG milik Kanzius mengacaukan kestabilan itu, memutuskan ikatan kimia yang terdapat dalam air laut. Hal ini melepaskan molekul hidrogen yang mudah menguap, dan panas yang keluar dari RFG memicu dan membakarnya dengan cepat.
Jadi akankah di masa depan nanti mobil atau motor memakai air laut daripada bensin?
Kalau teknologi ini benar-benar bisa terealisasi, dunia sudah tidak perlu khawatir lagi dengan krisis energi.

JUDUL ROKOK

Sangat ironis memang bahwa manusia sangat memperhatikan keseimbangan alam akibat proses pembakaran bahan bakar oleh industri yang mengeluarkan polusi tetapi dilain pihak orang-orang dengan sengaja mengalirkan gas produksi pembakaran rokok ke paru-paru mereka.
Kebiasaan merokok telah menjadi budaya diberbagai bangsa di belahan dunia.

WASPADAI…
BAHAN-BAHAN KIMIA BERBAHAYA
DI SEKITAR KITA

Karbondioksida (CO2)
Sebelum era industrialisasi, kadar karbondioksida di udara masih rendah, yaitu hanya 280 ppm pada tahun 1860. Dengan semakin banyaknya pembakaran batu bara, minyak bumi, dan gas alam berakibat kadar gas itu meningkat hingga 315 ppm pada tahun 1960. Dewasa ini, terjadi peningkatan kadar CO2 diatmosfer sebesar 1 ppm per tahun. Batu bara terdiri atas sebagian besar karbon, yang apabila dibakar akan bereaksi dengan oksigen menghasilkan karbondioksida. Gas alam dan minyak bumi termasuk senyawa hidrokarbon. Pembakaran gas alam dan minyak bumi menghasilkan karbondioksida dan uap air.
Kayu dan tumbuh-tumbuhan merupakan senyawa karbohidrat. Karbohidrat terdiri dari unsur-unsur karbon, hidrogen, dan oksigen. Apabila karbohidrat itu bereaksi dengan oksigen didalam badan kita maka akan dihasilkan energi. Jadi, pertambahan penduduk dunia akan menyebabkan semakin banyak karbon dioksida yang dibuang ke udara.
Demikian juga dengan semakin luasnya pembabatan hutan, pemanfaatan kembali karbondioksida dari udara dan pengubahannya menjadi oksigen semakin berkurang.
Pada dasarnya karbon dioksida tidak berbahaya bagi manusia. Namun, kenaikan kadar CO2 di udara telah mengakibatkan peningkatan suhu di permukaan bumi. Fenomena ini disebut dengan efek rumah kaca, yang disebut juga dengan pemanasan global. Pemanasan global mengakibatkan mencairnya gunung-gunung es di daerah kutub yang dapat menimbulkan naiknya permukaan air laut yang dapat mengancam pemukiman pinggir pantai.
Laju peningkatan emisi gas CO2 meningkat dari 1,3% antara tahun 1990 hingga 1999 menjadi 3,3% antara tahun 2000 hingga 2006.
Periode yang dipakai kelihatan terlalu pendek untuk melihat tren jangka panjang namun menurut para peneliti hasilnya masuk akal jika dibandingkan dengan studi lain yang melihat dengan rentang waktu lebih lama.
Gas CO2 merupakan komponen utama gas rumah kaca yang memicu pemanasan global. Pengurangan emisinya terus diupayakan sebagai tanggung jawab manusia terhadap lngkungan namun seringkali terganjal masalah keputusan politik setiap negara di dunia.
Nitrogen Oksida (NOx)
Nitrogen oksida sering disebut dengan NOx karena oksida nitrogen mempunyai 2 bentuk yang sifatnya berbeda, yakni gas NO2 dan gas NOx. Sifat gas NO2 adalah berwarna dan berbau, sedangkan gas NO tidak berwarna dan tidak berbau. Warna gas NO2 adalah merah kecoklatan dan berbau tajam menyengat hidung. Gas NO yang mencemari udara secara visual sulit diamati karena gas tersebut tidak berwarna dan tidak berbau. Sedangkan gas NO2 bila mencemari udara mudah diamati dari baunya yang sangat menyengat dan warnanya coklat kemerahan. Udara yang mengandung gas NO dalam batas normal relatif aman dan tidak berbahaya, kecuali jika gas NO berada dalam konsentrasi tinggi. Konsentrasi gas NO yang tinggi dapat menyebabkan gangguan pada system saraf yang mengakibatkan kejang-kejang. Bila keracunan ini terus berlanjut akan dapat menyebabkan kelumpuhan. Gas NO akan menjadi lebih berbahaya apabila gas itu teroksidasi oleh oksigen sehinggga menjadi gas NO2.
Sumber utama NOx pada atmosfer adalah dari jalan lalu lintas. Ini bertanggung jawab untuk sekitar setengah dari total emisi yang ada di Eropa. Sumber utama lainnya adalah dari pembangkit tenaga listrik, pabrik pemanas, dan proses industri.
Udara yang telah tercemar oleh gas nitrogen oksida tidak hanya berbahaya bagi manusia dan hewan saja, tetapi juga berbahaya bagi kehidupan tanaman. Pengaruh gas NOx pada tanaman antara lain timbulnya bintik-bintik pada permukaan daun. Pada konsentrasi yang lebih tinggi gas tersebut dapat menyebabkan nekrosis atau kerusakan pada jaringan daun. Dalam keadaan seperti ini daun tidak dapat berfungsi sempurna sebagai temapat terbentuknya karbohidrat melalui proses fotosintesis. Akibatnya tanaman tidak dapat berproduksi seperti yang diharapkan. Konsentrasi NO sebanyak 10 ppm sudah dapat menurunkan kemampuan fotosintesis daun sampai sekitar 60% hingga 70%.
Pencemaran udara oleh gas NOx dapat menyebabkan timbulnya Peroxy Acetil Nitrates yang disingkat dengan PAN. Peroxy Acetil Nitrates ini menyebabkan iritasi pada mata yang menyebabkan mata terasa pedih dan berair. Campuran PAN bersama senyawa kimia lainnya yang ada di udara dapat menyebabkan terjadinya kabut foto kimia atau Photo Chemistry Smog yang sangat menggangu lingkungan.
Pada sangat konsentrasi tinggi, dimana mungkin hanya dialami pada kecelakaan industri yang fatal, paparan NO2 dapat mengakibatkan kerusakan paru-paru yang berat dan cepat. Pengaruh kesehatan mungkin juga terjadi pada konsentrasi ambien yang jauh lebih rendah seperti pada pengamatan selama peristiwa polusi di kota. Bukti yang didapatkan menyarankan bahwa penyebaran ambient kemungkinan akibat dari pengaruh kronik dan akut, khususnya pada sub-grup populasi orang yang terkena asma.
NO2 terutama berkelakuan sebagai agen pengoksidasi yang kemungkinan merusak membran sel dan protein. Pada konsentrasi tinggi, saluran udara akan menyebabkan peradangan yang akut. Ditambah lagi, penyebaran dalam waktu-singkat berpengaruh terhadap peningkatan resiko infeksi saluran pernapasan.
Untuk penyebaran yang akut, hanya konsentrasi yang sangat tinggi (>1880 Mg/m3, 1ppm) mempengaruhi kesehatan orang apabila orang dengan asma atau penyakit paru-paru yang akut lebih rentan pada konsentrasi lebih rendah.
Studi epidemiologika ambient dan investigasi toksikologi hewan mendemontrasikan bahwa perpanjangan penyebaran NO2 dapat mengurangi pertahanan paru-paru dan perubahan struktur paru-paru secara signifikan.
Ozon (O3)
Ozon merupakan polutan sekunder yang merupakan emisi tidak langsung kedalam udara tetapi dibentuk oleh reaksi fotokimia. Ozon merupakan senyawa yang terdiri daripada tiga atom oksigen setiap molekul. Pada suhu dan tekanan biasa ia berbentuk gas biru. Ozon membentuk cairan biru tua pada suhu bawah -112oC, dan cairan biru tua gelap pada suhu di bawah -193oC. Ozon diketahui menyerap radiasi UV-B. Ozon terbentuk di lapisan ozon. Lapisan ozon dapat terkikis oleh klorofluorokarbon (CFC). Ozon terbentuk melalui interaksi cahaya ultraviolet dengan atmosfer bumi dan membentuk satu lapisan ozon pada ketinggian 50 kilometer.
Ozon diyakini sebagai bahan beracun dan bahan pencemar biasa. Ozon mempunyai bau yang keras, menusuk hidung. Ozon juga terbentuk pada kadar rendah dalam udara akibat arus eletrik seperti kilat, dan oleh tenaga tinggi seperti radiasi eletromagnetik.
Ozon merupakan polutan fotokimia yang dibentuk dari senyawa organik volatil, NOx dan CO dengan bantuan radiasi matahari pada panjang gelombang pendek. Ozon dapat masuk kedalam tubuh melalui pernapasan dan dapat menyerang sistem pernapasan karena ozon tidak larut dalam air. Kontaminasi yang akut ke tingkatan ozon yang lebih tinggi dapat menginduksi perubahan pada fungsi paru-paru, peradangan saluran udara dan peningkatan penyakit saluran udara menjadi penyakit yang berhubungan dengan bronkitis.

CEGAH STROKE,
KONSUMSI WORTEL

Stroke bukan monopoli penyakit orang tua, orang yang masih muda pun banyak yang terserang penyakit ini. Walaupun penyakit ini sering didominasi orang tua, tetapi fakta menunjukkan, banyak orang mati muda karena terserang stroke. Boleh dibilang, penyakit stroke menyerang kepada siapa saja tanpa memandang usia.
STROKE!!
Stroke adalah gangguan fungsi pada otak akibat aliran darah ke otak mengalami gangguan. Akibatnya nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan otak tidak terpenuhi dengan baik. Penyebab stroke bisa karena adanya sumbatan di pembuluh darah dan adanya pembuluh darah yang pecah. Stroke yang diderita oleh orang tua karena proses penuaan yang menyebabkan pembuluh darah mengeras dan menyempit, dan adanya lemak yang menyumbat pembuluh darah.
Sementara penyebab stroke pada usia remaja dan usia produktif (15 sampai 40 tahun)
disebabkan karena stres, penyalahgunaan narkoba, alkohol, faktor keturunan,
dan gaya hidup yang tidak sehat.
Stroke merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak, penyakit ini sering diidentikkan dengan kelumpuhan anggota gerak yang menyerang secara tiba-tiba serta terjadinya penurunan kesadaran. Justru gejala tersamar dari stroke kurang diwaspadai, seperti gangguan memori, gangguan emosi, gangguan perilaku. Padahal deteksi dini terhadap gejala stroke merupakan hal yang utama.
Banyak cara dilakukan orang untuk menghindari penyakit ini, salah satu cara yang paling mudah dan murah adalah mengkonsumsi tanaman wortel.

WORTEL

Wortel dikenal memiliki kandungan Vitamin A yang sangat tinggi yaitu 12000 SI. Selain itu, juga memiliki unsur lain seperti yang dijelaskan pada tabel berikut :

Kandungan Wortel per 100 gram
No. Keterangan Kandungan
1 Kalori 42 kalori
2 Protein 1,2 g
3 Lemak 0,3 g
4 hidrat arang 9,3 g
5 Kalsium 39 mg
6 Fosfor 37 mg
7 Besi 0,8 mg
8 vitamin B1 0,06 mg
9 vitamin C 0,6 mg

Wortel termasuk tumbuhan dapat yang ditanam sepanjang tahun, terutama di daerah pegunungan yang memiliki suhu udara dingin dan lembab, dan tumbuhan ini dapat tumbuh pada semua musim.

MANFAAT WORTEL PADA PENYAKIT STROKE
Selama ini orang mengenal wortel hanya untuk kesehatan mata karena kandungan vitamin A yang sangat tinggi. Ternyata tanaman ini mempunyai khasiat yang lebih hebat lagi.
Sayuran yang dikenal sebagai makanan favorit kelinci ini ternyata bisa mencegah stroke. Orang yang terkena stroke, jika banyak mengkonsumsi vitamin A, akan mengalami lebih sedikit kerusakan neurologis (saraf) dan mempunyai kesempatan untuk sembuh. Hal ini disebabkan karena waktu otak tidak memperoleh oksigen berapa lama, seperti pada stroke, sel mulai mengalami malfungsi (gangguan fungsi) yang menyebabkan rangkaian kejadian mencapai puncaknya ketika pada sel-sel saraf terjadi kerusakan oksidatif, dan kondisi tersebut dapat diredam jika dalam darah banyak terdapat vitamin A.
Sebuah penelitan menunjukkan bahwa dengan mengkonsumsi wortel sedikitnya lima kali dalam seminggu dapat menurunkan resiko terkena stroke hingga 68% bila dibandingkan dengan makan wortel hanya satu kali dalam sebulan.
Khasiat antistroke tersebut juga ditimbulkan karena aktivitas beta karoten yang mencegah terjadinya plak atau timbunan kolesterol dalam pembuluh darah. Beta karoten merupakan pigmen paling aktif apabila dibandingkan dengan alpha dan gamma karoten.
Biasanya beta karoten lebih dikenal sebagai provitamin A yang akan menjadi vitamin A pada dinding usus halus.
Tak ada seorangpun yang mau terkena stroke, dan tak seorangpun yang ingin mati muda. Mencegah lebih baik daripada mengobati, belajarlah pada alam, karena dari alam kita banyak menemukan manfaat.
Wortel yang kita kenal sebagai sayuran,
ternyata bisa menjauhkan kita dari kematian.

KESEHATAN AIR LIUR,
PENANGKAL ALAMI TUBUH

BERBAGAI jenis pengobatan berkembang untuk mengatasi penyakit. Tak hanya itu, upaya pencegahan pun semakin banyak dilakoni. Tanpa banyak yang menyadari, setiap orang mempunyai kekuatan mengatasi segala penyakit.
Suatu penelitian mengungkapkan bahwa di dalam mulut tidak ada bakteri jahat. Hal itu disebabkan oleh kekuatan dari air ludah. Suatu kekuatan sebagai daya tangkal. Artinya, sebelum virus atau bakteri masuk ke tubuh manusia, sudah ditangkal. Kalau kita kalah, maka menyebabkan jatuh sakit. Daya tangkal pertama adalah air mata. Seandainya virus dan bakteri masuk, lalu hanya dengan berkedip, maka bakteri atau virus akan hilang. Selain itu, cairan di vagina juga berfungsi sebagai daya tangkal.
Tujuannya sama, yakni agar bakteri dan virus tidak bisa masuk ke dalam organ wanita tersebut. Tidak hanya sampai di situ, daya tangkal terbesar justru berasal dari air liur manusia. Mengapa demikian? Karena penyakit manusia 90 persen terjadi melalui mulut. Hanya 1–2 persen masuk melalui bagian tubuh yang lain.
Bagaimana bila manusia tidak punya ludah? Hanya dalam 2 minggu sampai 1 bulan tanpa adanya air liur, akan membuat manusia meninggal. Saat baru dilahirkan, bayi belum mengeluarkan air liur hingga berusia 1 bulan. Selanjutnya setelah satu bulan, bayi akan mengeluarkan air liur. Ada bayi yang dapat mengendalikan air liur, tapi sebagian lain tidak bisa sehingga menjadi seperti ileran. Bayi yang suka ileran pada umumnya punya daya tahan tubuh lebih kuat. Sebagai contoh, bayi sering kali mengambil benda yang kotor dari tanah lalu dimasukkan ke mulutnya. Herannya bayi tidak sakit. Hal ini dikarenakan dia punya pelindung alamiah dari air liur yang sudah keluar.
Contoh lain yang mungkin sudah menjadi kebiasaan sejak zaman dahulu, yaitu ketika ada bagian jari-jari kita yang terluka potong, maka secara naluriah akan mengisap luka tadi ke mulut, itu bukan monopoli manusia saja. Begitu pula dengan hewan, seperti kucing, monyet, dan anjing juga membasuh luka dengan air liur. Di sinilah air ludah bekerja.
Air ludah sebagai pelindung alamiah mempunyai dua fungsi:
Pertama, berfungsi melindungi seluruh penyakit gigi dan mulut.
Kedua, yang juga merupakan fungsi terbesar adalah melindungi seluruh tubuh manusia dari penyakit. Bayi memperoleh sistem antibakteri secara otomatis ketika berusia 1 bulan dari air liurnya.
Berdasarkan sebuah penelitian yang pernah dilakukan di Jepang pada 2001, 40 sampai 50 protein telah terdeteksi terdapat pada air ludah. Tiap protein punya fungsi yang berbeda-beda. Satu protein untuk menangkal debu, untuk sinar, dan untuk menangkal bahan kimia. Selanjutnya, dari 50 protein ini di dalamnya ada 3 protein yang khusus untuk mikroorganisme. Pertama bernama laktoperoksidase. Dia mempunyai kemampuan untuk membunuh atau mencegah pertumbuhan bakteri. Kemudian yang kedua adalah lisosin. Berasal dari kata lis yang berarti ‘melumerkan’. Dia selalu menyerang bakteri dinding selnya.
Jadi kalau ada bakteri yang ketemu dengan lisosin, maka dinding sel bakteri akan melumer. Kalau bakteri dan jamur ingin tumbuh, maka memerlukan besi. Adapun kandungan laktoferin yang berasal dari kata fero yang berarti ‘besi’. Unsur ini dapat mengikat besi tadi dan mencegah bakteri patogen mendapatkan cukup air untuk tumbuh.
Itulah kunci daya tangkal manusia.
Adanya di air mata, air liur, dan juga cairan di vagina.

KESEHATAN AURA DAN CAKRA,
JAGA KESEIMBANGAN HIDUP

Sejumlah pakar metafisika berpendapat aura dan cakra berkaitan erat dengan kondisi kesehatan, kejiwaan, dan spiritual seseorang. Bagaimana?

Aura merupakan lapisan energi yang membungkus sesuai lekukan tubuh. Sebab, setiap lapisan memiliki warna yang berbeda-beda,maka aura sering disebut sebagai pelangi manusia.

Nah, warna-warna inilah yang mencerminkan kondisi orang yang bersangkutan. Aura juga merupakan human energy field yang mengelilingi tubuh. Pada dasarnya, setiap orang memiliki pancaran aura yang berbeda. Setiap orang mempunyai titik-titik tertentu dalam dirinya, yang tanpa disadari bisa memengaruhi hidupnya.

Titik- titik yang dimaksud adalah cakra. Aura dan cakra berkaitan erat dengan kondisi kesehatan dan kejiwaan. Aura terdiri dari tujuh lapisan dan di dalamnya terdapat tujuh cakra, yaitu cakra mahkota, ajna, tenggorokan, jantung, solarplexus, tantien, dan cakra dasar.
Cakra mahkota yang berpengaruh pada bagian tubuh otak atas atau mata sebelah kanan.
Ajna,berpengaruh pada bagian tubuh otak atas, mata kiri, telinga, hidup, dan sistem saraf.
Cakra tenggorokan, berpengaruh pada tubuh bagian tenggorokan.
Cakra jantung, berpengaruh pada bagian tubuh jantung, darah, dan saraf. Solarplexus, berpengaruh pada bagian tubuh hati dan empedu.
Tantien, berpengaruh pada bagian tubuh sistem reproduksi.
Terakhir, cakra dasar berpengaruh pada bagian tubuh ginjal.
“Tujuh lapisan aura sesuai dengan tujuh cakra. Jika seseorang memiliki aura yang lemah, akan mudah dipengaruhi kekuatan dari luar, baik secara emosional, mental, fisik, maupun spiritual,” ujar Konsultan spiritual dan membuka aura dan cakra Mr SP Nagjiwala atau biasa disapa Om Hari.

Menurut Hari, aura yang lemah mudah dipengaruhi kekuatan luar, seperti mudah emosi, mudah sakit, lemah. Karena itu, aura harus kuat supaya dapat menolak pengaruh negatif dan mencegah ketidakseimbangan tubuh.
Cakra adalah semacam energi yang terdapat dalam batin manusia yang sangat halus. Sebenarnya ada dua unsur yang melingkupi kesehatan.

Masing-masing cakra menunjukkan kondisi jasmani dan rohani seseorang. Misalnya, bila cakra mahkota yang berwarna putih kemilau terletak di otak atas atau mata sebelah kanan terbuka dengan baik, artinya orang tersebut memiliki tingkat spiritual yang kuat. Cara berpikir pun cenderung jernih dan mampu berkonsentrasi. Begitu juga dengan cakra lainnya.
Semakin kuat pancaran cakra, semakin kuat pula auranya.

Misalkan cakra tenggorokan, selain berguna untuk penyembuhan penyakit seputar tenggorokan, juga membuat seseorang pandai berkomunikasi.
Hari mengungkapkan, aura lemah bisa karena penyakit, stres, mengonsumsi obat terlarang, alkohol,atau kebiasaan merokok.

“Di tempat praktik saya, banyak pasien yang mengeluh sakit maag, tulang belakang, migran, hingga ketergantungan obat. Bahkan, masalah hubungan suami-istri,” ujar Master of Hypnotherapist, Reiki, Merkaba, Metafisika, Meditasi,Energi Illahi itu.

Sekadar membersihkan dan membuka aura, Hari hanya membutuhkan waktu tidak terlalu lama. Alat yang digunakan bernama dosin untuk mendeteksi aura. Pancaran aura dan cakra yang baik sebenarnya bisa dijaga dengan bermeditasi secara rutin atau melakukannya sendiri di rumah.

Intinya, terus berlatih dan harus memiliki keyakinan. Jika seseorang mempunyai aura dan cakra yang baik, segala aspek kehidupannya akan baik pula, misalnya kesehatan terjaga dan emosi pun relatif stabil.
Selain menyembuhkan penyakit, kekuatan pancaran aura dan cakra dapat dimanfaatkan untuk memperkuat daya tarik dan kharisma seseorang.

CARA CEPAT PENYEDIAAN AIR LAYAK MINUM
Bukan perkara mudah mendapatkan air bersih, terutama saat bencana datang. Namun ada yang bisa dilakukan untuk mendapatkan air bersih yang sehat dan murah.
Manusia bisa hidup berminggu-minggu tanpa makan, tapi tidak tanpa minum. Demikian ungkapan yang menerangkan betapa pentingnya air untuk kehidupan. Dalam kondisi normal di negara kita, air bersih boleh jadi mudah diperoleh. Sungai-sungai mengalir seakan tak pernah berhenti. Hujan lebat tak pernah absen datang seusai kemarau, begitu juga dengan air tanah yang berlimpah. Tetapi seiring dengan bencana yang menimpa negeri secara silih berganti, air bersih menjadi barang berharga yang langka. Banjir, kemarau panjang, gempa, tsunami, bencana gunung berapi, semuanya membuat air yang semula bersih menjadi kotor dan tercemar. Karena itu diperlukan beberapa proses agar air kotor dan tercemar tersebut bisa bersih kembali.
Berbagai bencana, ungkap DR. R. Hening Darpito, SKM, Dipl. SE, memang akan mengakibatkan berubahnya keadaan air, di antaranya perubahan fisik air. Air yang tadinya bersih atau jernih, mendadak kotor dan berwarna, entah karena lumpur, air laut, lahar dan lain-lain. Warna keruh itu akibat air tercampur beberapa partikel, baik berbentuk suspensi, koloid, maupun ion. Selain itu, air juga bisa tercemar oleh bahan-bahan kimia. Contohnya jika lokasi banjir berdekatan dengan tempat pengolahan kimia. Meski mayoritas bencana yang terjadi di tanah air umumnya tidak membuat air tercemar oleh bahan-bahan kimia.
Namun tidak bisa dipungkiri bila air di daerah bencana umumnya tercemar bakteri, kuman, jamur, dan bakteri patogen lainnya. Saat banjir, contohnya, septik tank dan pembuangan kotoran kemungkinan besar rusak hingga mencemarkan/mengotori air tanah. Akibatnya, manusia pun akan mengalami gangguan kesehatan kalau minum air dari situ. Gangguan tersebut bisa berupa tifus, kolera, hepatitis, diare, dan lain-lain. Sayangnya, tidak seperti air yang terkontaminasi partikel, tidak mudah mengenali air yang mengandung bakteri patogen. Mungkin saja airnya terlihat bersih dan jernih, padahal di dalamnya mengandung banyak bakteri merugikan.
MEMBERSIHKAN DAN MENSTERILKAN AIR
Menurut Direktur Penyehatan Air dan Sanitasi Departemen Kesehatan, ada berbagai cara yang bisa ditempuh agar air kotor yang bercampur bakteri bisa bersih kembali.
1. Biarkan air beberapa saat hingga kotoran mengendap. Kadang dibutuhkan waktu yang lama, belum lagi bila kotoran itu tergolong partikel koloid yang sulit dipisahkan. Cara cepat untuk mengendapkan partikel tersebut adalah dengan memberikan bahan pengendap (koagulan).
Koagulan inilah yang akan “mengikat” partikel yang satu dengan partikel lain. Kotoran secara otomatis akan mengendap ke bagian bawah air. Sementara bagian atas air akan menjadi jernih hanya dalam waktu 5-15 menit.
Tentu saja penggunaan Penjernih Air Cepat (PAC) ini harus dilakukan dengan tepat agar manfaatnya optimal. Selain jernih, hampir 80% bakteri patogen yang ada di air tersebut akan mati. Salah satu bahan pengendap yang umum dikenal masyarakat adalah tawas. Depkes mengenalkan PAC ini dalam bentuk sachet.
2. Setelah gangguan fisik air diatasi, langkah selanjutnya adalah membunuh sisa bakteri merugikan yang tinggal 20% tadi. Cara memusnahkan bakteri itu dari air adalah dengan mencampurkan aquatabs.
Aquatabs merupakan alat pembunuh bakteri berbentuk tablet berisi kaporit (70% klor aktif) untuk mematikan bakteri patogen. Zat kaporit tersebut mampu mengoksidasi (membakar) bakteri yang ada dalam air. Jika tablet ini dimasukkan ke dalam air, maka seluruh bakteri yang ada akan dibakar dan mati. Selain membunuh bakteri dan kuman, aquatabs juga mampu mengurangi kadar besi (Fe) dan mangan (Mn).
Proses oksidasi itu sendiri berlangsung sekitar 30 menit. Itulah sebabnya, kita harus menunggu selama 30 menit sebelum air tersebut layak minum. Satu aquatabs beratnya 8,5 miligram dapat digunakan untuk mengolah 2,5-5 liter air bersih.
Selama membunuh kuman, kadar klor akan berkurang dengan sendirinya. Kondisi idealnya, klor yang tersisa sekitar 0,2 miligram/liter air. Kadar ini diperlukan untuk membunuh cemaran bakteri, selain bahwa konsentrasinya tidak akan memberi rasa pada air. Organik-organik baru yang masuk, entah saat menuangkan air atau gelasnya tercemar bakteri, dapat dimusnahkan dengan sisa klor tadi. Nah, setelah melewati dua proses tersebut, air pun jadi layak minum.
Akan tetapi mesti diingat, proses penjernihan dan sterilisasi ini tidak mampu menyaring logam berat selain besi (Fe) dan mangan (Mn). Walaupun begitu, saat terjadi bencana banjir, karena tercampur oleh air hujan yang berlimpah, kadar logam berat yang ada dalam air biasanya sangat rendah dan tidak membahayakan kesehatan. Air hujan sendiri tidak mengandung logam berat, kecuali kandungan gas (O2, CO2, N2), jasad renik, dan debu.
PEDOMAN PRAKTIS PENJERNIHAN DARURAT
1. Penjernihan cepat dengan alumunium sulfat (tawas)
– Sediakan air dalam ember sekitar 20 liter.
– Tuangkan/campurkan tawas yang sudah digerus sebanyak 0,5 sendok teh. Kemudian aduk secara perlahan selama 5 menit sampai larutan tersebut merata.
– Setelah diaduk, diamkan selama 10-20 menit sampai terbentuk gumpalan kotoran yang mengendap tadi. Pisahkan air jernih yang berada di atas endapan. Bisa juga gunakan selang untuk mendapatkan air bersih yang siap dimanfaatkan.
– Bila air tersebut hendak diminum, lakukan disinfeksi dengan aquatabs atau rebus hingga mendidih.
2. Penjernihan menggunakan PAC
– Kemasan PAC berbentuk sachet mengandung koagulan sebagai bahan pengendap dan bubuk putih untuk menetralkan pH. Adapun cara menggunakannya adalah sebagai berikut:
– Sediakan air baku seperti air sungai yang keruh dalam seember air.
– Bila bahan baku air asam, tuangkan bubuk putih untuk menetralkan keasaman.
– Tuangkan PAC ke dalam air dan aduk secara perlahan-lahan selama lima menit sampai larut dan merata.
– Biarkan 5-10 menit hingga terbentuk gumpalan. Seperti langkah di atas, pisahkan air yang bersih dan kotor dengan menggunakan selang.
– Tambahkan aquatabs bila air tersebut hendak diminum.
3. Disinfeksi Air
– Gunakan kaporit untuk melakukan disinfeksi air. Kaporit merupakan bahan kimia untuk disinfeksi air karena murah, mudah diperoleh, dan gampang penggunaannya.
– Kaporit yang dibutuhkan untuk mendisinfeksi 100 liter air baku yang telah diberikan PAC adalah 72 mg atau 1/4 sendok teh.
– Sistem pembubuhan harus langsung ke bak air. Sistem pembubuhan harus berlangsung kontinyu dalam waktu sama. Jika tadi pagi kita membubuhkan PAC ke dalam air, maka keesokan paginya harus diulang lagi.
PARAMETER AIR LAYAK MINUM
Dalam UU Kesehatan No. 23 tahun 1992 ayat 3 disebutkan, air minum yang dikonsumsi harus memenuhi persyaratan kualitas maupun kuantitas. Persyaratan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (PERMENKES) NO. 146 tahun 1990 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air. Parameter kualitas air bersih yang ditetapkan dalam PERMENKES 416/1990 terdiri atas parameter fisik, parameter kimiawi, parameter mikrobiologis.
1. PARAMETER FISIK
Parameter fisik yang harus dipenuhi pada air minum yaitu harus jernih, tidak berbau, tidak berasa dan tidak berwarna. Sementara suhunya sebaiknya sejuk dan tidak panas. Penyimpangan terhadap parameter ini menunjukkan bahwa air tersebut telah terkontaminasi bahan lain yang mungkin berbahaya bagi kesehatan manusia.
2. PARAMETER KIMIA
Air haruslah bebas dari beberapa logam berat yang berbahaya seperti besi (Fe), seng (Zn), air raksa (Hg), dan Mangan (Mn). Air yang terkontaminasi umumnya bisa diketahui dari warna dan baunya.
3. PARAMETER MIKROBIOLOGIS
Dalam parameter mikrobiologis hanya dicantumkan Coli tinja dan total Coliforms. Bila mengandung Coli tinja berarti air tersebut tercemar tinja. Tentu saja tinja dari penderita sangat potensial menularkan penyakit, di antaranya tifus. Sementara jika tercemar total Coliforms, air itu dapat mengakibatkan penyakit-penyakit saluran pernapasan.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: